Kabupaten Mamuju – Viral Siswa di Mamuju Video rekaman CCTV menunjukkan seorang siswa SMA di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menjadi korban pengeroyokan oleh tujuh orang yang diduga teman sekolahnya viral di media sosial.
Polisi menyebut, akibat kejadian ini korban mengalami sejumlah luka. Saat ini sejumlah siswa yang terlibat juga telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Pada rekaman CCTV, terlihat sejumlah remaja terlibat mengeroyok dengan cara memukuli dan menendang korban di depan sebuah warung milik warga.
Korban yang diketahui berinisial IR (16) terlihat dikerumuni oleh tujuh orang.
Meski sudah dilerai, para pelaku yang terus meluapkan amarah dengan menghajar dan memukuli korban yang tak berdaya.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Kalukku dan tim Resmob Polresta Mamuju langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan para pelaku di tempat berbeda.
Baca Juga : Oknum Polisi di Mamuju Terlibat Pengeroyokan di Tempat Hiburan, Sempat Kabur 10 Hari

Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, menjelaskan, akibat pengeroyokan ini, korban mengalami luka-luka dan memar di wajah dan tangan.
Korban kini masih menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat. Pada rekaman CCTV, terlihat sejumlah remaja terlibat mengeroyok dengan cara memukuli dan menendang korban di depan sebuah warung milik warga.
Ia juga mengatakan, bahwa para siswa yang terlibat dalam kekerasan tersebut juga telah diamankan.
“Korban mengalami luka-luka dan memar di wajah akibat pengeroyokan ini. Siswa yang terlibat dalam insiden kekerasan ini telah diamankan polisi,” jelas Ipda Herman Basir, Kasi Humas Polresta Mamuju.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologis kejadian, termasuk peran masing-masing pelaku.
Ia menegaskan pihaknya sedang mengusut dan memastikan proses hukum terkait kasus ini berjalan sesuai aturan. Korban yang diketahui berinisial IR (16) terlihat dikerumuni oleh tujuh orang.
Belum diketahui pasti apa penyebab kejadian yang memicu perhatian publik ini.
Namun, sejumlah pihak menduga insiden pengeroyokan dipicu cekcok saat korban dan para pelaku sedang terlibat bermain sepak bola antarsiswa.





