Berita Mamuju– Upaya pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kota Mamuju semakin menguat setelah sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan pejabat daerah duduk bersama untuk menyatukan visi. Pertemuan ini berlangsung di salah satu hotel di Mamuju dan menjadi forum penting dalam merumuskan langkah-langkah strategis menuju terwujudnya Kota Mamuju sebagai DOB.

Tokoh Daerah Satukan Visi
Baca Juga : Dapat Amanah Jadi Sekda Polman, Nursaid: Kolaborasi Harus Dibangun
Pertemuan tersebut menghadirkan berbagai tokoh berpengaruh di Sulawesi Barat, termasuk mantan pejabat daerah, perwakilan DPRD, serta akademisi. Mereka menekankan pentingnya menyatukan visi agar wacana pembentukan Kota Mamuju tidak sekadar wacana politik, melainkan aspirasi nyata yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Salah satu tokoh masyarakat, [Nama Tokoh], menyampaikan bahwa DOB Kota Mamuju akan membuka peluang percepatan pembangunan di berbagai sektor. “Dengan adanya DOB, tata kelola pemerintahan akan lebih fokus, pelayanan publik lebih dekat, dan pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Manfaat Pembentukan DOB Kota Mamuju
DOB diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang selama ini dihadapi. Beberapa manfaat yang disorot dalam forum tersebut antara lain:
-
Peningkatan pelayanan publik karena birokrasi akan lebih dekat dengan masyarakat.
-
Pemerataan pembangunan di wilayah perkotaan dan pedesaan.
-
Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peluang investasi baru.
-
Memperkuat identitas daerah dengan tata kelola yang lebih mandiri.
Para peserta forum menegaskan bahwa pembentukan Kota Mamuju sebagai DOB bukan sekadar kepentingan elite politik, melainkan kebutuhan riil masyarakat.
Dukungan Masyarakat dan Akademisi
Selain tokoh masyarakat, sejumlah akademisi juga memberikan pandangan mengenai aspek hukum, administrasi, hingga kesiapan wilayah. Menurut mereka, Mamuju memiliki potensi besar baik dari segi ekonomi, jumlah penduduk, maupun infrastruktur yang sudah berkembang pesat.
Dukungan masyarakat pun semakin kuat. Banyak warga menilai bahwa kehadiran DOB akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pembangunan, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja.
Tantangan dan Harapan
Meski aspirasi sudah menguat, masih ada tantangan yang perlu diatasi, seperti kesiapan administrasi, persetujuan pemerintah pusat, serta pembiayaan daerah. Oleh karena itu, para tokoh menegaskan perlunya kerja sama semua pihak agar wacana ini benar-benar terwujud.
“Harapan kami, pemerintah provinsi dan pusat dapat melihat aspirasi ini sebagai kebutuhan mendesak. DOB Kota Mamuju bukan hanya untuk kepentingan daerah, tetapi juga memperkuat pembangunan nasional,” kata salah satu perwakilan DPRD.
Penutup
Pertemuan sejumlah tokoh untuk membahas pembentukan DOB Kota Mamuju menjadi langkah awal penting menuju realisasi daerah otonom baru. Dengan visi bersama, dukungan masyarakat, serta kesiapan infrastruktur, Mamuju diharapkan segera mendapat status DOB dan mampu menghadirkan percepatan pembangunan demi kesejahteraan warganya.





