,

Balai POM di Mamuju Latih SPPG untuk Keamanan Pangan

oleh -1202 Dilihat

Agen Berita Mamuju – Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di menggelar pelatihan bagi Satuan Petugas Pengawas Keamanan Pangan (SPPG) sebagai upaya memperkuat pengawasan mutu dan keamanan pangan di wilayah Sulawesi Barat. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai instansi terkait, termasuk dinas kesehatan, dinas pangan, dan aparat pengawasan lapangan.

Berita | Balai POM di Mamuju
Balai POM di Mamuju Latih SPPG untuk Keamanan Pangan

Pelatihan ini membahas standar keamanan pangan, teknik pengambilan sampel, prosedur pemeriksaan cepat, hingga pemantauan distribusi produk di pasar. Kepala Balai POM Mamuju menyatakan bahwa pelatihan ini sangat penting mengingat tingginya peredaran produk pangan yang harus dijamin aman, bermutu, dan layak konsumsi oleh masyarakat.

Baca Juga : Ditjenpas Sulbar Latih Narapidana dengan Keterampilan Produktif


Respons Ancaman Pangan Berisiko

Kasus-kasus penyalahgunaan bahan berbahaya, makanan kedaluwarsa, serta pelabelan yang tidak sesuai masih menjadi perhatian serius. Melalui pelatihan ini, para anggota SPPG diharapkan mampu mendeteksi dan mencegah peredaran pangan berisiko lebih cepat. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya pangan yang dapat memicu gangguan kesehatan.

Selain itu, peserta juga dibekali dengan keterampilan komunikasi risiko agar dapat memberikan edukasi kepada pelaku usaha maupun masyarakat. Dengan demikian, pencegahan bisa dilakukan sejak dini, bukan hanya melalui penindakan.


Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Balai POM Mamuju menekankan bahwa pengawasan pangan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan kerja sama dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Pelatihan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring kerja antarinstansi agar setiap laporan temuan pangan berbahaya dapat segera ditindaklanjuti.


Targetkan Masyarakat Lebih Terlindungi

Ke depan, Balai POM berencana melakukan pendampingan rutin bagi SPPG serta memperluas program sosialisasi ke pasar-pasar tradisional dan pusat perbelanjaan. Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan dapat ditekan dan masyarakat lebih percaya terhadap produk yang mereka konsumsi.

Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun sistem keamanan pangan yang lebih kokoh di Sulawesi Barat. Sekaligus mendorong terciptanya lingkungan perdagangan yang sehat dan berdaya saing.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.